Sucofindo dan Micra Bersaing Jadi Lembaga Pemeringkat BPR

Sucofindo dan Micra Bersaing Jadi Lembaga Pemeringkat BPR

- detikFinance
Minggu, 23 Mei 2010 13:56 WIB
Jakarta - Perhimpunan Bank-Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mencatat sudah sebanyak dua lembaga pemeringkat menyatakan minatnya untuk melakukan rating bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR/BPRS).

Kedua lembaga pemeringkat tersebut yakni PT Sucofindo (Persero) (Sucofindo) dan Microfinance Innovation Center For Resources and Alternatives (Micra).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPD Perbarindo DKI Jakarta Hiras Lumban Tobing ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (23/05/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai saat ini sudah dua lembaga yang tertarik untuk melakukan rating kepada seluruh BPR/BPRS yakni Pefindo dan Micra," ujar Hiras.

Ia memaparkan, saat ini kedua perusahaan tersebut tengah bersaing agar nantinya Perbarindo bersama dengan Bank Indonesia (BI) menunjuk salah satu perusahaan tersebut secara resmi sebagai lembaga pemeringkat khusus BPR.

"Mereka (Sucofindo dan Micra) sudah mulai melakukan pemeringkatan. Namun sampai saat ini kita dan BI masih belum dibuat keputusannya siapa yang akan digunakan sebagai acuan," tambahnya.

Hiras mengatakan, pembentukan lembaga rating tersebut nantinya akan digunakan sebagai acuan bagi sebuah bank umum yang ingin memberikan fasilitas kredit berupa linkage program kepada BPR/BPRS, sehingga dapat dilihat kinerja, performance, dan kondisi keuangan dari masing-masing BPR/BPRS.

Namun, dikatakan Hiras, secara pribadi dirinya menginginkan agar yang menjadi lembaga pemeringkat bagi BPR adalah Micra. "Hal ini dikarenakan Micra mempunyai tool kit yang berbeda dari Sucofindo," ungkapnya.

Micra, lanjut Hiras, selain mengecek seluruh laporan keuangan manajemen perusahaan tersebut dalam melakukan sebuah rating juga memberikan masukan serta peluang-peluang bisnis bagi BPR/BPRS.

"Berbeda dengan Sucofindo yang memang lebih banyak menggunakan data kuantitatif dan tidak memberikan masukan-masukan bagi BPR," tuturnya.

Sebelumnya, BI menyatakan lembaga pemeringkat atau rating bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR/BPRS) akan direalisasikan tahun 2010 ini. Saat ini, BI sendiri telah melakukan pembicaraan dengan BPR-BPR dan lembaga ratingnya.

Microfinance Innovation Center For Resources and Alternatives (Micra) merupakan salah satu lembaga penilai independen yang fokus di dalam pengembangan sektor usaha kecil (microfinance sector).

Sedangkan PT Sucofindo atau Superintending Company of Indonesia merupakan perusahaan plat merah yang bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian.
(dru/epi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads