"Kita inginnya bulan Juni selesai. Memang masih ada kendala kecil seperti isu penggantian direksi di BRI, jadi agak mundur seharusnya kan Mei selesai," kata Direktur Utama Bank Agroniaga Kemas M Arief usai RUPST di Hotel Manhattan, Jakarta, Rabu (26/5/2010).
Selain isu pergantian direksi, masih ada kendala soal persentase kepemilikan saham BRI setelah akuisisi. Pasalnya, perseroan juga akan menawarkan waran di bulan Mei pasca penerbitkan rights issue pada Desember 2009 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam satu-dua minggu ini sudah bisa selesai, kita langsung tanda tangan," imbuhnya.
Dalam RUPST yang digelar hari ini pemegang saham perseroan sudah menyetujui untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih perseroan tahun 2009. Laba tersebut akan dijadikan laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan.
Tahun 2009 lalu, perseroan membukukan laba bersih Rp 2,19 miliar, meningkat 157,47 persen dari perolehan rugi bersih tahun 2008 sebanyak Rp 3,8 miliar.
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan Bachri Ansjori sebagai komisaris independen menggantikan HS Sutomo Sunartadjardja. Dengan demikian jajaran kepengurusan perseroan:
- Komisaris Utama: Roswita Nilakurnia
- Komisaris: J Siswanto
- Komisaris: Bachri Ansjori
- Direktur Utama : Kemas M Arief
- Direktur: Lisa A Wardhana
- Direktur: Sjahfiri Gaffar.
(ang/qom)











































