Direktur Utama Jasindo Eko Budiwiyono mengatakan, Jasindo berhasil meraup laba bersih Rp 41,434 miliar di triwulan I-2010. Sedangkan jumlah pendapatan mencapai Rp 274,74 miliar
"Produk penjaminan yang dimiliki oleh Jasindo terdiri dari surety bond, custom bond, kontra bank garansi dan asuransi kredit," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pendapatan perseroan di akhir tahun 2009 lalu sebanyak Rp 1,03 triliun, lebih tinggi dari pendapatan tahun lalu sebanyak Rp 869,36 miliar.
Pada periode yang sama, portfolio investasi perusahaan pelat merah itu mencapai Rp 1,2 triliun. Dana sebesar itu ditempatkan di deposito sebanyak Rp 542,5 miliar, penyertaan Rp 244,224 miliar, saham Rp 12,591, obligasi Rp 269 miliar, dan reksa dana Rp 132,54 miliar.
"Hasil dari investasinya sebanyak Rp 10,1 miliar," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini masih ada beberapa kendala yang dialami perseroan, di antaranya penjaminan proyek instansi pemerintah mensyaratkan jaminan bank dan tidak menerima penjaminan dari asuransi.
Selain itu, masih banyak perbankan yang belum memahami skema penjaminan asuransi kredit, terbatasnya pasar reasuransi di dalam dan luar negeri untuk produk penjaminan juga terbatasnya permodalan perseroan.
(ang/dnl)











































