BUMN Asuransi Incar Asuransi Gedung Pemerintah

BUMN Asuransi Incar Asuransi Gedung Pemerintah

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 31 Mei 2010 14:14 WIB
Jakarta - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asuransi meminta pemerintah bisa memberikan anggaran untuk biaya asuransi terhadap gedung-gedung pemerintah. Diharapkan asuransi yang dipakai tersebut bisa menggunakan asuransi pelat merah.

Menurut Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Eko Budiwiyono, jika pemerintah bisa menjalankan usulan itu maka bisa menjadi kesempatan bagi asuransi BUMN untuk bersaing dengan asuransi swasta.

"Kalau gedung-gedung pemerintah bisa diasuransikan ke asuransi BUMN, ini menjadi market yang sangat besar," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, saat ini level of playing field antara asuransi BUMN dan swasta tidak seimbang. Pangsa pasar asuransi swasta lebih luas dan apabila ada perusahaan lain yang berada di dalam grupnya maka pasti akan memakai asuransi grupnya.

"Jadi kita tidak bisa masuk karena mereka pakai asuransi yang satu grup. Makanya kita harapkan pemerintah bisa mengasuransikan gedung-gedungnya," imbuhnya.

Ia bersyukur, saat ini sudah banyak BUMN yang memakai jasa asuransi dari asuransi BUMN. Karena sudah sepantasnya sesama saudara saling bersinergi.

"Dari total BUMN 141 perusahaan, 90 sudah masuk Jasindo," jelasnya.

Menurutnya, selama ini perusahaan milik negara banyak memakai produk asuransi milik BUMN asuransi seperti asuransi kebakaran, penerbangan, minyak dan gas, kendaraan, keuangan dan lain-lain.




(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads