Demikian diungkapkan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung DPR-RI, Senayan, Selasa malam (01/06/2010).
"Total kredit tumbuh mencapai 17,6% secara year on year sampai dengan kuartal I-2010," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Kita akan merevisi itu, ke atas iya. Karena kredit tumbuh cepat sudah 17% lebih pada Kuartal I-2010," jelas Darmin.
Bank sentral, lanjut Darmin tengah melakukan kajian serta reveiw untuk menargetkan kisaran range dari pertumbuhan kredit tersebut. "Ya tapi kita memang lagi me-review dan memang nantinya akan merevisi ke atas tapi saya belum bisa mengatakan itu (range)," tambahnya.
Darmin menambahkan, kredit yang tumbuh hingga 17,6% di kuartal I-2010 memang ditopang oleh sektor konsumsi dan investasi.
"Investasi terutama dalam proyek infrastruktur dan sumber energi listrik," kata Darmin.
Semula, bank sentral memprediksikan pertumbuhan kredit pada tahun 2010 akan mencapai 17%-20%. Sementara itu industri perbankan sendiri sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) memproyeksikan kredit tumbuh bisa mencapai 23,8%.
(dru/dnl)











































