Keluarnya SBI asing ini mengakibatkan pelemahan kurs nilai tukar rupiah selama bulan Mei 2010.
Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono melalui pesan singkatnya kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (2/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Hartadi, pelemahan yang terjadi tidak menimbulkan gejolak yang besar. "Ini membuktikan bahwa BI cukup berhasil meredam dampak keluarnya SBI asing," tuturnya.
Sementara itu, Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan dampak krisis Eropa menyebabkan terjadinya sentimen negatif di pasar keuangan. "Maka terjadi flight to quality ke mata uang dollar dan Emas," ujarnya di Gedung DPR-RI.
Darmin mengatakan, dana memang keluar banyak dari SBI karena memang dana di SBI itu kalau dijual tidak turun. "Tetapi sekarang sudah mulai reda karena itu terjadi sejak 2 minggu lalu," tukasnya.
(dru/dnl)











































