Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 96 Triliun

Sampai Mei 2010

Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 96 Triliun

- detikFinance
Rabu, 02 Jun 2010 13:56 WIB
Jakarta - Realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 96 triliun per Mei 2010 dari target penerbitan sebesar Rp 178 triliun pada tahun ini.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto yakin dapat mencapai target tersebut pada akhir tahun. Jika terdapat sisa dari penerimaan negara tersebut maka bisa dijadikan pembiayaan untuk tahun mendatang.

"Pengelolaan utang itu selalu punya target dan target itu harus dipenuhi. Kalau penyerapan belanja di bawah target, sisanya harus dikelola dengan baik sebagai salah satu bentuk refinancing pembiayaan selanjutnya," ujar Rahmat saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencapai target tersebut, Rahmat menyatakan pihaknya tetap akan menerbitkan SBN tiap 2 minggu sekali baik dalam bentuk SUN maupun Sukuk. Selain untuk mencapai target tersebut, penerbitan secara reguler ini sekaligus untuk memberikan update kepada pasar.

"Penerbitan secara reguler 2 minggu sekali sukuk dan SUN. Kita terbitkan sedikit-sedikit, secara teratur dan reguler. Itu penting untuk membuat benchmark di pasar yang harus di-update dalam menerbitkan SBN. Jadi kita bagi kecil-kecil supaya teratur," jelasnya.

Namun, Rahmat menegaskan Ditjen Pengelolaan Utang belum berencana kembali untuk menerbitkan Sukuk Ritel pada tahun ini dengan alasan untuk menjaga keberlangsungan instrumen utang negara lainnya.

"Kita berencana masih menerbitkan global sukuk. Kita juga punya program ORI (Obligasi Ritel Indonesia) pada Agustus. Kita harus pelihara market setiap instrumen," tukas Rahmat.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads