Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution menyatakan turunnya cadangan devisa RI sebanyak US$ 4 miliar akibat digunakan untuk menjaga posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka waktu dua pekan terakhir. Sementara sisanya untuk melunasi utang luar negeri RI.
"Devisa US$ 4 miliar itu sebagian kita gunakan untuk mengendalikan agar kurs tidak terlalu jelek pada waktu gonjang-ganjing 2 minggu terakhir," katanya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/6/2010).
Ia menambahkan, sebagian dari dana tersebut juga digunakan untuk kebutuhan valuta asing dalam rangka membayar utang pemerintah ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan perkembangan tersebut posisi cadangan devisa per 31 Mei 2010 setara dengan pembayaran 5,87 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Neraca pembayaran Indonesia tetap mencatat surplus di tengah tingginya risiko di pasar keuangan global. (ang/dnl)











































