Selain itu, investor asing juga masih menguasai Rp 142,4 triliun Surat Utang Negara (SUN) atau sekitar 25,3% dari total SUN hingga pertenganan Juni 2010.
Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono menjelaskan, kondisi pasar saham dan obligasi kini sudah mulai membaik. Pada pekan sebelumnya, pasar saham dan obligasi sempat didera aksi jual besar seiring kekhawatiran investor akan kondisi perekonomian Uni Eropa yang sedang dilanda krisis utang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kawasan Asia yang membaik lebih cepat khususnya China. Eropa meski lambat namun sudah ada kepastian dan komitmen EU (Uni Eropa) untuk implementasi perbaikan struktural seperti konsolidasi fiskal," ujar Hartadi kepada detikFinance, Senin (14/6/2010).
Membaiknya kondisi ini, lanjut dia, tercermin dalam pergerakan nilai tukar yang membaik dalam beberapa hari terakhir, demikian pula di pasar saham dan pasar obligasi.Β
"Meski perkembangan akhir-akhir ini telah membaik, kita perlu terus berhati-hati terhadap situasi yang masih mudah berbalik arah. BI akan terus mewaspadai perkembangan ini," imbuh Hartadi. (qom/dnl)











































