Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/06/2010).
"Kita melihat perspektif ekonomi secara luas. Karena jika dilihat seberapa besar sih dia (SBI Asing) mempunyai impact ke fundamental? Dan apakah sudah mendistrosi makro?," ujar Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Budi mengatakan, sampai dengan minggu lalu tepatnya 11 Juni 2010 kepemilikan asing di SBI hanya Rp 33 triliun dari total SBI Rp 270 triliun. "Ini sudah jauh lebih menurun dibandingkan bulan lalu (April 2010) dimana SBI yang dimiliki asing mencapai Rp 78 triliun," katanya.
Sebelumnya, beberapa analis mendukung penuh jika BI melarang kepemilikan asing di SBI. Bahkan Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pemerintah akan sangat mendukung jika pada nantinya kebijakan pengaturan SBI yang dipilih oleh BI adalah membatasi investor asing agar tidak lagi membeli SBI.
"Jika seandainya diberikan pembatasan pembelian SBI oleh asing, saya sependapat," ujar Agus di DPR kemarin.
(dru/dnl)










































