BRI Kucurkan Rp 8 Triliun Untuk Modal Kerja dan Investasi BUMN

BRI Kucurkan Rp 8 Triliun Untuk Modal Kerja dan Investasi BUMN

- detikFinance
Jumat, 18 Jun 2010 18:01 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan mengucurkan kredit sebesar Rp 7-8 triliun untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi sejumlah BUMN pada kuartal III-2010.

"Dana Rp 7-8 triliun yang akan di-signing di kuartal tiga tahun ini. Pengucurannya bisa kuartal empat karena yang namanya proyek tidak semuanya bisa dikucurkan karena tergantung progres penyelesaian," jelas Direktur Bisnis dan Kelembagaan BRI Asmawi Syam di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat
(18/6/2010).

Menurutnya, sejumlah BUMN besar seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) sudah mengantri untuk mendapatkan pinjaman dari perusahaan perbankan pelat merah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya pada bulan ini, BRI akan menandatangani perjanjian pemberian kredit senilai Rp 1-1;5 triliun dengan Telkom. Pinjaman dengan tenor 5 tahun tersebut akan digunakan Telkom untuk belanja modal pada tahun ini.

"Suku bunganya Libor plus. Tapi plusnya berapa belum ditentukan, Kita masih nego," jelasnya.

Sementara untuk PLN, Asnawi menyatakan perseroan telah berkomitmen untuk mengucurkan pinjaman sebesar  Rp 1-1,2 triliun. Pinjaman dengan tenor 10 tahun tersebut akan digunakan PLN untuk pembangunan transmisi pembangkit BUMN listrik itu.

Sementara untuk Pertamina, BRI telah menyatakan komitmennya untuk membantu BUMN migas tersebut dalam mendanai proyek Donggi Senoro.

Dari porsi kebutuhan dana sebesar Rp 8 triliun yang disanggupi sindikasi perbankan nasional, BRI berkomitmen mengucurkan dana senilai Rp 2 triliun untuk proyek yang berada di Sulawesi Tengah tersebut.

"Tapi kita lihat dulu kebutuhannya berapa. Kita baru kasih komitmen bahwa kita akan masuk," paparnya.

Asnawi menambahkan, hingga bulan Mei 2010, BRI telah mengucurkan pinjaman sebesar Rp 26 triliun untuk modal kerja dan investasi sejumlah BUMN di tanah air.

"Mudah-mudahan sampai akhir tahun realisasinya sekitar Rp 30-35 triliun," tukasnya.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads