Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Sabtu (26/6/2010).
"Saat ini yield Surat Utang Negara (SUN) menurun akibat adanya perbaikan rating outlook dari Moody's dan flight to quality dari investor asing ke Indonesia akibat krisis utang di Eropa," ujarnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah tersebut porsi SUN terbesar dipegang oleh perbankan Rp 237,24 triliun. Lalu Bank Indonesia (BI) memiliki SUN Rp 18,41 triliun. Industri reksa dana memiliki SUN Rp 48,43 triliun, Asuransi Rp 77,55 triliun, Dana Pensiun Rp 36,49 triliun, Sekuritas Rp 180 miliar, dan lainnya Rp 44,67 triliun.
(dnl/dnl)











































