"Bank Eksekutif sekarang sudah aman, sudah keluar dari pengawasan intensif," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia S. Budi Rochadi ketika berbincang dengan detikFinance di sela HUT BI ke 57 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (01/07/2010).
Budi menjelaskan, Bank Eksekutif telah memenuhi persyaratan untuk keluar dari pengawasan intensif karena rasio NPL sudah di bawah 5%. "Tepatnya saya lupa, tapi yang jelas sudah di bawah 5%. Sesuai ketentuan BI berarti sudah lepas dari pengawasan intensif," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika pemegang saham ingin mengganti silakan saja. Sudah masuk laporannya kini tengah diproses," ungkapnya.
BI memberikan memberikan sinyal positif kepada Bank Eksekutif yang berencana melakukan rebranding dengan mengubah nama dan logo menjadi Bank Pundi Indonesia.
Bank sentral telah mendapatkan laporan dari bagian pengawas mengenai rencana perusahaan.
"Rencana Bank Eksekutif untuk mengganti nama menjadi Bank Pundi Indonesia sudah dilaporkan ke bagian pengawasan," ujar Deputi Gubernur Muliaman Hadad di tempat yang sama.
Muliaman mengatakan, setelah masuk di bagian pengawasan maka selanjutnya akan dicek persyaratannya di Direktorat Perizinan. "Dari bagian pengawasan maka akan dibawa ke tempat saya di bagian perizinan," tuturnya. Prosesnya, lanjut Muliaman tidak akan memakan waktu yang lama.
"Sejauh ini tidak ada masalah ataupun kendala dari banknya maupun pemegang saham," tambah Muliaman.
(dru/dnl)











































