Menurut Chief Financial Officer Bank Mandiri Pahala N Mansyuri, percapaian kredit ini tercatat meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 15-16%. Dan diharapkan, sampai akhir tahun 2010, target pertumbuhan kredit 18-20% dapat tercapai.
"Sampai akhir Juni pertumbuhan di atas 16%, hingga 18%. Kami masih finalisasi angkanya," jelas Pahala di Kantornya, Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta, Senin (5/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Year on year tumbuh di seluruh segmen. Angkanya saya lupa," ucapnya.
Kredit untuk kepemilikan rumah (KPR), tercatat sudah mencapai di atas 13%. Sampai dengan April 2010, lanjut kredit konsumer Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 25,6 triliun atau tumbuh 27%. Kredit KPR memberikan kontribusi hingga 60% kredit konsumer. Sampai dengan April 2010 Bank Mandiri telah menyalurkan KPR sekitar Rp 15,3 triliun.
"Target kredit tersebut sejalan dengan target perseroan," paparnya.
Pahala menyampaikan, porsi kredit valas hingga tahun 2010 juga terjadi peningkatan US$ 200-300 juta, dari total saat ini mencapai US$ 3,3 miliar.
"Kebutuhan impor barang modal tinggi. Itu juga yang mendorong kredit valas kita. Jadi hanya akan ada perubahan revisi kredit rupiah dan valas. Valas kan natural head, jadi ekspektasinya meningkat," katanya.
"Dengan tambahan ini, LDR valas kita akan meningkat 75%. Bisa sampai 80%, dari posisi saat ini 71%," imbuhnya.
(wep/dnl)











































