Pemerintah Bidik Rp 1 Triliun dari Lelang SBSN

Pemerintah Bidik Rp 1 Triliun dari Lelang SBSN

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 10:27 WIB
Jakarta -

Pemerintah kembali mencari pendanaan surat utang melalui lelang 4 seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara yang akan dilakukan pada 13 Juli 2010. Target dana dari penjualan surat utang itu sebesar Rp 1 triliun.

Menurut Kabiro Humas Kemenkeu Harry Z. Soeratin, dana hasil lelang SBSN ini nantinya akan dipakai untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010.

"Target rencana indikatif yang dilelang sebesar Rp 1 triliun, untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2010," katanya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (7/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun 4 seri SBSN yang akan dilelang adalah:

  • IFR0003 dengan imbalan 9,25% dan jatuh tempo pada 15 Sep 2015
  • IFR0005 dengan imbalan 9% dan jatuh tempo pada 15 Jan 2017
  • IFR0006 dengan imbalan 10,25% dan jatuh tempo pada 15 Mar 2030
  • IFR0007 dengan imbalan 10.25% dan jatuh tempo pada 15 Jan 2025

Sementara yang akan menjadi peserta lelang diantaranya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Panin Tbk, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, PT Bank OCBC NISP Tbk, Standard Chartered Bank, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Internasional Indonesia Tbk.Β  PT BPD Jawa Barat dan Banten dan Citibank.

Sedangkan peserta lelang dari perusahaan efek adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Securities Tbk, PT Bahana Securities.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads