"Apa perlu OJK? Karena ada case di Eropa OJK itu gagal. Terdapat 30-40 bentuk organisasi seperti OJK. Memang ada yang gagal tapi yang lain berjalan dengan baik, di Kanada, negara-negara Skandinavia, Jerman berjalan dengan baik," ujarnya dalam pembukaan Seminar Reformasi Sektor Keuangan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Namun, Agus Marto meyakini lembaga OJK di Indonesia yang akan dibentuk bisa membuat industri keuangan menjadi semakin kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depannya, Agus Marto juga berkeyakinan seluruh pihak turut mendukung dan berusaha menjadi pimpinan OJK sehingga industri keuangan menjadi kredibel dan sustainable.
"Kita dan anak-anak kita berusaha menjadi pimpinan OJK sehingga industri keuangan menjadi kredibel dan sustainable," tutupnya.
(nia/qom)










































