18 Perusahaan Asuransi Umum Bermodal Cekak

18 Perusahaan Asuransi Umum Bermodal Cekak

- detikFinance
Kamis, 08 Jul 2010 17:32 WIB
Jakarta - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat sebanyak 18 perusahaan asuransi umum sampai dengan kuartal I-2010 belum dapat memenuhi modal minimum Rp 40 miliar.

AAUI terus mendorong perusahaan asuransi tersebut agar menambah modalnya ataupun melalui opsi merger agar tidak ada perusahaan yang ditutup.

Demikian disampaikan oleh Ketua AAUI Kornelius Simanjuntak ketika ditemui di sela Seminar Reformasi Sektor Keuangan di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (8/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kira-kira ada 18 perusahaan di kuartal I yang belum bisa memenuhi modal Rp 40 miliar. Bulan September 2010 nanti akan ketemu lagi, ada review tinggal berapa perusahaan lagi," ujar Kornelius.

Ia mengatakan, AAUI terus mendorong agar perusahaan tersebut segera tindakan untuk dapat memenuhi modalnya.

"Kita terus melakukan upaya agar perusahaan tersebut segera action karena waktu itu berjalan cepat banget," kata Kornelius.

"Kita sudah suruh perusahaan-perusahaan itu melakukan upaya upaya, kalau toh internal bisa dikawinkanlah (merger) daripada tutup perusahaannya. Kan paling nama saja yang nanti berubah. AAUI sih sudah mengumpulkan mereka-mereka dan membujuk berpikir jernih saja agar tetap ada perusahaannya," imbuh Kornelius.

AAUI sendiri, lanjut Kornelius telah berupaya sejak awal untuk diberikan kelonggaran dengan meminta kepada pemerintah mengenai aturan permodalan ini.

"Kita berterima kasih pemerintah mendengar AAUI yang berjuang agar permodalan Rp 100 miliar dapat diundur. Kalau tidak diundur ada 60 perusahaan asuransi termasuk jiwa juga yang akan tutup," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Menteri Keuangan mewajibkan pemenuhan permodalan sesuai dengan ketentuan PP No. 81 tahun 2008, ditetapkan modal minimum perusahaan asuransi sebesar Rp 40 miliar di tahun 2010, Rp 70 miliar di 2012, dan Rp 100 miliar di 2014.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads