Demikian disampaikan Presiden Direktur Bima Finance Ninoy T Matheus dalam siaran persnya, Selasa (13/7/2010).
Ninoy mengatakan, pembiayaan perseroan di tahun 2009 tercatat sebesar Rp 250 miliar, yang berarti pertumbuhan pembiayaan tahun ini akan mencapai 140%. Ia mengatakan, faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah ekspansi pembiayaan perseroan ke pembiayaan motor bekas. Semula, Bima Finance hanya fokus di pembiayaan mobil bekas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2010, Bima Finance berencana melakukan ekspansi dengan membuka enam cabang baru di wilayah Timur Indonesia yakni, Makassar, Manado, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin dan Lombok. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi permintaan pasar yang memang belum tergarap.
Untuk upaya ekspansi ini, perusahaan yang melakukan pembiayaan khusus pada mobil dan motor bekas ini mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar. Sumber pendanannya menggunakan kas internal. Untuk kantor cabang Sulawesi, perseroan menargetkan dapat beroperasi Agustus 2010.
Â
Â
Â
(dro/qom)











































