"Kita sudah koordinasikan dengan Bank BUMN termasuk Bukopin Syariah, sebanyak Rp 15,8 di-cover oleh bank pemerintah," ungkap Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (13/7/2010).
Menurutnya, permintaan agar Bank BUMN bisa mengejar target penyaluran KUR hingga Rp 15,8 triliun itu sejalan dengan naiknya target pemerintah menjadi sebesar Rp 18 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa mengatakan, meski penyalurannya sampai akhir Juni belum mencapai setengah dari target, hanya Rp 5,1 triliun, menurutnya hal itu tidak terlalu mengecewakan. Bank-bank penyalur KUR memang sempat tersendat penyalurannya karena menunggu aturan menteri yang disesuaikan.
"jadi betul-betul efektif kan baru bulan April. Jadi dari April sampai Juni dipacu hingga Rp 5,4 triliun itu sudah bagus," jelasnya.
Seperti diketahui, Pemerintah memang berencana meningkatkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp 13,1 triliun menjadi Rp 18 triliun pada tahun ini.
"Walaupun itu ditetapkan totalnya Rp 13,1 triliun, tapi tadi kita rapat tetap ingin mencapai target Rp 18 triliun," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa pagi tad
(ang/dnl)











































