"Hari pertama masa penawaran jumlah pemesanan ORI007 sebesar Rp 758,82 Miliar," ujar Direktur Surat Utang Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Negara Kementerian Keuangan, Bhimantara Widyajala kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (16/07/2010).
Kementerian Keuangan memang mulai memasarkan ORI007 pada 15 Juli 2010. ORI007 ini memiliki kupon sebesar 7,95% per tahun dengan tenor tiga tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, ada pula PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Citibank NA, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Ciptadana Securities, HSBC, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Panin Tbk, Standard Chartered Bank, PT Reliance Securities Tbk, PT Bank Bukopin Tbk, dan PT Mega Capital Indonesia.
Beberapa agen penjual lainnya yakni PT Bank Mega Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Phillip Securities Indonesia, PT Lautandhana Securindo, PT OSK Nusadana Securities Indonesia, dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Pemerintah menetapkan, minimum pemesanan ORI007 sebesar Rp 5 juta dan nilai maksimumnya Rp 3 miliar. Untuk mensosialisasikan penerbitan ORI007, Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan premarketing ORI007 di 12 kota Indonesia. Diantaranya, Palangkaraya, Cilacap, Tegal, Sorong, Tasikmalaya, Dumai, Bengkulu, Denpasar, Pangkalpinang, Singkawang, Gorontalo, dan Gresik.
(dru/qom)











































