Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir Juni 2010 mencapai Rp 22,3 triliun (outstanding). Tahun ini saja, kredit untuk rakyat kecil itu sudah tersalurkan Rp 5,1 triliun.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar, sesuai dengan rapat bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pihaknya sudah meminta perbankan untukΒ memberikan target penyaluran KUR hingga akhir tahun dengan batas bawah dan atas.
"Diputuskan dari rapat bersama ada target atas dan target bawah. Sesuai dengan rincian kesanggupan, kita akan meminta perbankan untuk itu," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (16/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mustafa, target batas bawah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sebanyak Rp 1,560 triliun dan batas atas sebesar Rp 3 triliun. Sementara, PT Bank Mandiri Tbk minimal Rp 1,845 triliun dan maksimal Rp 3 triliun.
Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ditargetkan mengucurkan KUR minimal Rp 6,2 triliun dengan target maksimal Rp 8 triliun. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) target minimal pemyaluran KUR sebanyak Rp 610 miliar dan maksimal Rp 650 miliar.
Bukan hanya bank BUMN, KUR juga akan disalurkan oleh bank swasta dan anak usaha bank BUMN. Seperti PT Bank Bukopin Tbk diminta menyalurkan KUR minimal Rp 500 miliar dan maksimal Rp 700 miliar, PT Bank Syariah Mandiri dengan target bawah Rp 400 miliar dan target atas Rp 450 miliar.
Sisanya, sebanyak 13 Bank Pembangunan Daerah ditargetkan bisa menyalurkan KUR sebanyak Rp 2 triliun minimal dan Rp 2,2 triliun maksimal.
(ang/dro)











































