Pesanan ORI Capai Rp 2,57 Triliun

Hari Kelima

Pesanan ORI Capai Rp 2,57 Triliun

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2010 09:44 WIB
Jakarta - Pesanan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seperti biasa masih laris manis. Belum genap 5 hari ditawarkan, pemesanan ORI007 sudah mencapai Rp 2,57 triliun.

Direktur Surat Berharga Negara Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Bimantara Widyajala menyebutkan pemesanan ORI007 per hari Senin 19 Juli 2010 sebesar Rp 990,44 Miliar, sehingga jumlah pemesanan kumulatif sampai dengan kemarin, lanjut Bima, telah mencapai Rp 2,57 Triliun. Rata-rata pemesanan per hari mencapai di atas Rp800 miliar.

"Jumlah pemesanan kumulatif sampai dengan kemarin Rp2,57 Triliun," ujar Bima melalui pesan singkatnya kepada detikFinance, Selasa (20/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bima menyatakan minat investor ritel terhadap ORI007 sejauh ini sangat baik. Investor individu cukup antusias berinvestasi di ORI ini. Hal ini sekaligus mencerminkan dukungan riil kepada Pemerintah yang sedang berupaya mengembangkan sumber pembiayaan APBN dari dalam negeri.Β 

"Ini tercermin dari pemesanan ORI007 yang dalam tiga hari kerja telah mencapai Rp2,57 triliun," tegasnya.

Bima menambahkan dengan adanya ORI ini bisa menciptakan kemandirian pembiayaan untuk negara dengan mengandalkan kemampuan masyarakat.

"Ke depan diharapkan ORI dapat membawa kita pada kemandirian dalam pembiayaan pembangunan nasional," tandasnya.

Pemerintah akan terbitkan ORI007 pada tanggal 4 Agustus 2010 dengan bunga 7,95% per tahun. Target penjualan yang diajukan oleh Agen Penjual kepada Pemerintah sebesar Rp 5 triliun. Masa penawaran ORI007 dimulai pada tanggal 15 Juli hingga 30 Juli 2010.


(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads