Kredit Nambah Rp 590 Miliar di Pekan Ketiga Juli 2010

Kredit Nambah Rp 590 Miliar di Pekan Ketiga Juli 2010

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2010 13:44 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan nasional kembali meningkat sebesar Rp 590 miliar selama pekan ketiga Juli 2010.

"Sehingga pada pekan ketiga Juli 2010, total kredit mencapai Rp 1.571,45 triliun. Dengan demikian kredit tumbuh 9,88% sejak Januari 2010," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Difi Ahmad Johansyah dalam surat elektroniknya, Selasa (20/07/2010).

Difi mengatakan, pada periode Januari-16 Juli 2010 kredit telah tumbuh 19,57% (year on year). "Diharapkan bisa sesuai target rencana bisnis bank di mana pada akhir tahun ditargetkan mencapai 24%," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Difi juga mengungkapkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) selama pekan ketiga Juli 2010 bertambah Rp 90 miliar.

"DPK pada pekan laporan naik Rp 0,09 triliun menjadi Rp 2.064,8 triliun sehingga secara year to date (Januari 2010-16 Juli 2010) DPK perbankan tumbuh 4,79%, dan year on year-nya tumbuh 15,41%," paparnya.

Suku Bunga Dasar Kredit


Pada periode pekan ketiga Juli 2010 Difi menuturkan suku bunga dasar kredit (SBDK) untuk rupiah mengalami penurunan sedangkan suku bunga valas (SBDK valas) sedikit naik.

"Tercatat spread (rentang suku bunga kredit dan deposito) untuk suku bunga rupiah perbankan menyempit dari 5,98% menjadi 5,92%," ujarnya.

Menurutnya, penurunan SBDK rupiah terutama terjadi pada bank swasta sebesar 10 bps. "Kemudian diikuti kelompok BPD yang juga turun 5 bps," katanya.

Spread terbesar, sambung Difi ada pada bank kecil yang menurun sedikit dari 8,60% menjadi 8,52%. Spread paling kecil terlihat pada bank besar yg mengecil dari 5,27% menjadi 5,12%.

Pada bagian lain Difi menyampaikan perkembangan kondisi likuiditas dan pasar uang tidak banyak mengalami perubahan dan relatif stabil dengan sentimen positif.

Tersedianya likuiditas jangka pendek yang memadai menyebabkan permintaan dana di PUAB (Pasar Uang Antar Bank)stabil. "Sehingga volume rata rata harian PUAB selama minggu laporan relatif sama dengan periode sebelumnya yakni Rp 8,7 triliun," tukasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads