"Kumulatif sampai hari Selasa sebesar Rp 3,64 triliun," ujar Direktur Surat Berharga Negara Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Bimantara Widyajala kepada detikFinance, Rabu (21/7/2010).
Bima menambahkan beberapa agen penjual sudah ada yang mencapai target penjualan yang disampaikan ke Kementerian Keuangan. Target penjualan yang diajukan oleh Agen Penjual kepada Pemerintah sebesar Rp 5 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"ORI001 dan ORI002 kan telah jatuh tempo dan telah dilunasi sepenuhnya oleh Pemerintah," tegasnya.
Sampai saat ini, tambah Bima, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pemesanan terbesar yaitu lebih dari 50%.
Lunasi ORI001 dan ORI002
Bima juga menyebutkan, pemerintah telah memenuhi semua kewajibannya membayar kupon dan pokok ORI pada saat jatuh tempo.
"ORI001 dan ORI002 kan telah jatuh tempo dan telah dilunasi sepenuhnya oleh Pemerintah," ungkapnya.
Bima menyebutkan total penerbitan ORI001 sebesar Rp 3,28 triliun, sedangkan ORI002 sebesar Rp 6,23 triliun. Jatuh tempo ORI001 pada 9 Agustus 2009 dan ORI002 28 Maret 2010 lalu.
"Pemerintah sudah melunasi sepenuhnya tepat pada waktunya," imbuhnya.
(nia/qom)










































