"Kita sudah siapkan beberapa hal pokok yang akan ditanyakan ke Pak Darmin," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achsanul Qosasi di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/7/2010)
Pertama, menurutnya, Darmin akan diminta penjelasan mengenai pembentukan OJK dan implementasinya ke depan, juga bagaimana komitmennya menjalankan amanat Undang-undang.
"Kedua kita akan tanya mengenai komitmen Bank Indonesia dalam menurunkan suku bunga perbankan bisa ditekan lagi agar antara lending dan funding tidak terlalu besar," ungkapnya.
Selain itu, Komisi XI DPR juga tidak lupa dengan beberapa kasus yang menyeret Darmin ketika dirinya masih menjabat sebagai Dirjen Pajak. Salah satunya adalah Makelar Kasus Gayus Tambunan yang nakal selama Darmin menjadi orang nomor satu di Ditjen Pajak.
Tidak hanya itu, kasus Bank Century yang sudah sedikit terlupakan pun akan diangkat kembali, Darmin dinilai memiliki peran penting dalam kasus tersebut.
"Pokoknya kasus-kasus Pak Darmin selama ini akan diangkat lagi, seperti kasus pajak kayak Gayus, Asian Agri, Wilmar. Tidak lupan juga kasus Century," ungkapnya.
Ia menambahkan, lolos atau tidaknya Darmin mengikuti uji kelayakan ini semua tergantung kepada Darmin sendiri, bagaimana Darmin bisa menjelaskan secara rinci dan terbuka mengenai semua pertanyaan yang diajukan anggota dewan.
"Jika Pak Darmin bisa meyakinkan dengan meng-counter semua pertanyaan dan terbukti bersih (kasus) maka akan menjadi lebih mudah," ujarnya.
Diputuskan Hari Ini
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak akan mundur lagi, hari ini juga akan kita putuskan. Nanti selesai fit and proper, sekitar jam 2 atau jam 4 kita akan langsung lakukan rapat intern," katanya.
Ia mengatakan, meski calon yang diajukan oleh Presiden SBY hanya satu orang, yaitu Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution, belum tentu akan langsung terpilih. Semua sesuai dengan hasil pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan hari ini.
"Nanti tergantung bagaimana Pak Darmin meng-counter pertanyaan-pertanyaan yang akan kita ajukan," ujarnya.
Ia mengatakan, selesai menggelar fit and proper test, hari ini juga Komisi XI DPR RI akan langsung menggelar rapat intern untuk mengambil keputusan. Nanti pengambilan keputusannya antara voting dan aklamasi.
"Kemungkinan besar voting, tapi bisa juga aklamasi," ujarnya.
(ang/qom)











































