Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Rabu (21/7/2010).
Hingga akhir Juni 2010, pendapatan bunga bersih BTPN tercatat sebesar Rp 1,68 triliun, meningkat 117,64% dari periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 771,9 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Direktur Utama BTPN Jerry Ng, pertumbuhan pesat kredit BTPN didukung oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK) menjadi Rp 22,4 triliun, naik 40,88% dari sebelumnya Rp 15,9 triliun. Dukungan pendanaan kredit juga diperoleh dari realisasi penerbitan obligasi sebesar Rp 1,3 triliun, naik dari rencana semula Rp 750 miliar.
Posisi loan to deposit ratio (LDR) tercatat sebesar 88% di akhir semester I-2010. Aset BTPN juga meningkat 53,84% menjadi Rp 28 triliun dari sebelumnya Rp 18,2 triliun. Rasio kecukupan modal (CAR) perseroan berada di level 16,5%, jauh di atas batas 8% yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).
Dengan realisasi kinerja keuangan tersebut, BTPN mencatat laba bersih sebesar Rp 345,3 miliar di akhir semester I-2010, naik 145,59% dari periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 140,6 miliar.
Â
Â
(dro/dnl)











































