Alasan Darmin ingin melanjutkan karena masih banyak isu menarik yang belum terjawab, terutama masalah kasus pajak yang seperti dijanjikannya akan dikupas tupas.
"Apakah semua setuju untuk diskors, lanjut lagi besok pagi?" kata Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis kepada seluruh anggota dewan di Komisi XI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita break saja dulu satu atau setengah jam. Ini banyak isu menarik tolong dimengerti. Tapi terserah bapak-bapak yang terhormat, tapi menurut saya lebih elok kalau kita break lalu lanjut," ujar Darmin.
Menurutnya, ia baru diberi sedikit kesempatan menjawab tetapi uji kelayakan dan kepatutan itu harus disudahi dan dilanjut esok hari.
"Terutama masalah pajak ini belum dijawab. Nanti saya dianggap belepotan terus ini," kata Darmin.
Seketika itu juga, Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi menjadi penengah dengan membiarkan Darmin menjelaskan mengenai isu-isu krusial sebelum akhirnya break dilakukan. Namun keputusan untuk dilanjut hari ini atau esok belum diambil.
"Boleh lanjut asal jawab yang krusial. Kita tidak punya waktu karena besok ada agenda lain. Kalau ambil keputusan pagi bisa, tapi kalau panggil Pak Darmin lagi tidak bisa," ujarnya.
"Jadi tolong jawab isu-isu penting yang beredar di luaran, jadi besok kita bisa ambil keputusan," ungkapnya.
Pernyataan Achsanul itu juga memastikan DPR tidak akan mengambil keputusan terhadap nasib Darmin hari ini, tetapi esok hari.
(ang/qom)











































