"Saya tidak mengenal Gayus, saya cuma dapat laporan dari Pak Tjip (Dirjen Pajak Tjiptardjo). Dan memang menurut saya perlu diperbaiki sistemnya. Kalau Sampai Saya Salah Soal Gayus, Gantung Leher Saya," ujarnya saat ditanyai soal kasus Gayus dalam fit and proper test di depan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Darmin mengatakan, kasus Gayus ini benar-benar mencoreng dan membuat marah para aparat dan wajib pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikisahkan Darmin, dirinya pertama kali mendengar mengenai adanya penyelewengan aparat pajak di bagian keberatan Ditjen Pajak pada Juni 2009 melalui cerita lisan Tjiptardjo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Penyidikan Ditjen Pajak.
"Waktu mendengar itu, itu harus dipercepat pemeriksaannya dan saya minta ada sistem yang baik mulai dari pemeriksaan pajak khususnya di KPP (Kantor Pelayanan Pajak). Terus terang Pak aparat pajak itu dari 33 ribu ada saja yang tidak selalu baik. Dia itu coba membuat wajib pajak panik dibikin besar-besaranlah kewajibannya kurang, dan itu memang tidak bisa dikontrol," tukas Darmin.
Dalam uji calon Gubernur BI ini, Darmin justri banyak dicecar soal kasus-kasus pajak saat dirinya menjabat sebagai Dirjen Pajak. (dru/dnl)











































