ORI Laris Manis, Agen Penjual Minta Tambahan Jatah

ORI Laris Manis, Agen Penjual Minta Tambahan Jatah

- detikFinance
Jumat, 23 Jul 2010 08:52 WIB
Jakarta - Penjualan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI007 laris manis, sehingga sebanyak 17 agen penjual mengajukan tambahan jatah atau upsizing. Total pesanan ORI007 hingga hari ke-7 sudah mencapai Rp 6,028 triliun.

Direktur Surat Berharga Negara Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Bimantara Widyajala menyatakan total penjualan sampai kemarin, Kamis (22/7/2010) sebesar Rp 1,039 Triliun sehingga jumlah kumulatif penjualan ORI007 sampai dengan hari ini sebesar Rp 6,028 Triliun.

Setelah dibuka kesempatan pertama kali untuk upsizing kepada semua agen ORI007, terdapat 17 agen penjual yang mengajukan penambahan target penjualan. Keputusan mengenai penambahan tersebut, lanjut Bima, akan disampaikan pada hari ini (23/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan keputusannya akan disampaikan hari ini," ujar Bima melalui pesan singkatnya kepada detikFinance, Jumat (23/7/2010).

Sebelumnya, Bima menyatakan sekitar 8 agen penjual telah mencapai target penjualannya, sementara sisanya kebanyakan sudah mendekati angka target penjualan masing-masing. Target penjualan yang diajukan oleh Agen Penjual kepada Pemerintah sebesar Rp 5 triliun. Masa penawaran ORI007 ini dimulai pada tanggal 15 Juli hingga 30 Juli 2010.

Berikut Daftar Agen Penjual ORI 007 2010 :

   1. PT Bank Central Asia Tbk
   2. PT Danareksa Sekuritas
   3. PT Trimegah Securities Tbk
   4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   5. PT Bank Panin Tbk
   6. PT Bank Internasional Indonesia Tbk
   7. PT Mega Capital Indonesia
   8. PT Bank CIMB Niaga Tbk
   9. Citibank, N.A
  10. PT Bank Permata Tbk
  11. PT OSK Nusadana Securities Indonesia
  12. PT Ciptadana Securities
  13. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
  14. Standard Chartered Bank
  15. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd
  16. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  17. PT Reliance Securities Tbk
  18. PT Bank OCBC NISP Tbk
  19. PT Lautandhana Securindo
  20. PT Philip Securities Indonesia
  21. PT Bank Bukopin Tbk
  22. PT Bank Mega Tbk
  23. PT Bank Negara Indonesia Tbk.

(nia/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads