Namun lucunya, Anggota Komisi XI DPR RI justru meminta kepada bank yang bersangkutan untuk membiayai kunjungan tersebut.
Usulan tersebut disampaikan seorang Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrat Andi Rachmat dalam rapat kerja manajemen Bank Mandiri dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/07/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan hal tersebut perlu dilakukan untuk melakukan negoisasi dan perjanjian kerja sama dalam rangka mendirikan kantor cabang atau kantor perwakilan. "Saya kita ini penting," ungkapnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengakui untuk meningkatkan status kantor perwakilan Bank Mandiri di Shanghai, China memang sangat sulit.
"Kita baru boleh membuka kantor cabang jika ada transaksi renminbi setelah 3 tahun, sehingga ini akan mengurangi daya saing kami di Shanghai. Kami perlu dukungan pemangku kepentingan untuk mendorong peningkatan status kantor di Shanghai," jelasnya.
Zulkifli juga memaparkan jika pihaknya sulit membuka kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu biaya yang diperlukan mencapai Rp 3 triliun. (dru/dnl)











































