Bank Syariah Bukopin Tambah Modal Sampai Rp 28,5 Miliar

Bank Syariah Bukopin Tambah Modal Sampai Rp 28,5 Miliar

- detikFinance
Kamis, 29 Jul 2010 13:17 WIB
Jakarta - PT Bank Syariah Bukopin (BSB) akan menambah modal Rp 19 miliar hingga Rp 28,5 miliar atau sekitar 10-15% dari total modal perseroan saat ini yang sebesar Rp 190 miliar. Jamsostek dan ketiga pemegang saham lain perseroan, menjadi calon pihak yang akan menyuntikkan modal baru tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Utama BSB, Riyanto di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (29/7/2010).

"Penambahan modal dari pemegang saham yang ada. Jamsostek salah satunya," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, perseroan hanya membutuhkan modal baru sebanyak 10-15% dari total equity yang hingga kini sebesar Rp 190 miliar. Jika mengacu angka tersebut, maka BSB siap menerima dana sekitar Rp 19 miliar sampai Rp 28,5 miliar.

Namun, Riyanto belum mau menyebut siapa pemegang saham yang paling potensial untuk menambah porsi kepemilikan di Bank Syariah Bukopin.

"Belum bisa menyebut, sebentar lagi," ungkapnya.

Jika benar Jamsostek yang menyuntikkan modal di BSB, maka BUMN ini akan memiliki porsi kepemilikan maksimal 24,42%, dari porsi mereka saat ini 9,42%. Padahal sebelumnya, Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga menjanjikan untuk akuisisi 51% saham BSB.

"Jamsostek mau ambil Bank Syariah Bukopin karena Jamsostek telah memiliki saham di Bukopin Syariah sebesar 9,42%. Daripada bank lain kita prefer ke Bank Syariah Bukopin, rencananya akan diakuisisi 51%. Fokusnya untuk bank pekerja," imbuh Hotbonar.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads