Hal ini disampaikan oleh Presdir Indonesia Eximbank I Made Gde Erata di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (29/7/2010).
"Hingga semester satu aset kita sudah Rp 14,9 triliun, pembiayaan kita sudah Rp 12 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erata mengatakan sejak berdiri, Eximbank memberikan fasilitas seperti jaminan, asuransi, dan konsultasi kepada pelaku usaha yang baru menjajal segmen ekspor. Pihaknya juga sudah melakukan pembiayaan kredit ekspor yang belum dijamah oleh pelaku lembaga keuangan lainnya.
"Banyak yang sudah kita biayai adalah produk pertanian, kita juga berupaya membiayai produk-produk perindustrian," jelasnya.
Ia menambahkan untuk asuransi, pihaknya bisa memberikan asuransi di negara di mana investasi dilakukan dan kerugian yang disebabkan oleh masalah politik yang terjadi di negara bersangkutan.
Sementara itu Menteri Perindustian MS Hidayat menyatakan adanya Indonesia Eximbank atau LPEI telah memberikan kontribusi bagi pelaku sektor riil khususnya industri.
"Meski belum lama berdiri, LPEI menjanjikan dan punya prospek," katanya.
(hen/dnl)











































