Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (30/7/2010).
Pendapatan bunga bersih BBRI hingga semester-I 2010 tercatat naik 23,95% dari Rp10,931 triliun menjadi Rp13,55 triliun. Pendapata non bunga pun mencapai Rp 1,591 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai terpangkas rugi non operasional sebesar Rp 126,88 miliar, maka laba sebelum pajak perseroan sebesar Rp 5,448 triliun. Laba ini meningkat 20,82% dari posisi tahun lalu, Rp 4,509 triliun.
Laba setelah pajak mencapai Rp 4,318 triliun, atau sama dengan posisi laba bersih karena nihilnya hak minoritas. Dengan demikian BBRI berhasil meningkatkan laba bersih 22,81% dibanding periode yang sama tahun lalu, Rp 3,516 triliun.
Net Interest Income (NII) mencapai RP 13,551 triliun, dengan Net interest margin (NIM) juga mampu tumbuh dari 9,4% pada periode sama 2010.
Return on asset (ROA) menjadi 3,51% dari sebelumnya 3,61%, dengan raihan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 14,11%. Non performing loan (gross) mencapai 4,27% dan nett 1,18%. Loan ton Deposit Ratio 88,36%.
(wep/ang)











































