Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama BRI, Sofyan Basir di Gedung BRI, Sudirman, Jakarta, Jumat (30/07/2010).
"Kita targetkan kredit bisa mencapai Rp 8 triliun lebih atau tumbuh 15%-20%. Laba ini ditopang oleh fee based income yang ditargetkan mencapai Rp 2,3 triliun dan pertumbuhan kredit sampai 25%," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di semester I-2010, BRI juga terus meningkatkan kinerjanya yang tercermin dari pertumbuhan Net Interest Margin (NIM) yang tercatat sebesar Rp 13,55
triliun. "Atau meningkat 23,97% dari periode yang sama di 2009 yang sebesar Rp 10,93 triliun," jelasnya. (dru/dnl)











































