Namun LPS selaku pemegang saham optimistis bank yang sempat dimiliki Hesham, Rafat, dan Robert Tantular ini akan terjual minimal seharga nilai bailout Rp 67 triliun tersebut.
"Untuk saat ini memang belum ada yang ingin membeli Bank Mutiara seharga Rp 6,7 triliun," ujar Anggota Dewan Komisioner LPS, Heru Budiargo di Gedung Kementrian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Jumat (30/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Heru, pada saatnya nanti seluruh pihak yang terkait akan berusaha menaikkan nilai jual Bank Mutiara, supaya LPS bisa minimal balik modal.
"Saat ini pun sudah menunjukan perbaikan dari profit yang pada 2009 pun menunjukkan laba yang baik mencapai Rp 250 miliar lebih, saya kira nantinya Mutiara akan cepat terjual dalam waktu lima tahun ke depan," tukasnya.
(dru/dnl)











































