"Dengan bunga 6,5% sangat disayangkan. Harusnya bisa 3-4% karena acuan The Fed 0,25%," ujar Head of Research PT Recapital Securities Pardomuan Sihombing dalam perbincangan dengan rekan media di restoran Merah Delima, Jakarta, Senin (2/8/2010).
Menurutnya, jika suku bunga diturunkan hingga 3-4% pun, ekonomi Indonesia masih dianggap aman. Investor asing masih tetap melirik Indonesia sebagai tempat ideal berinvestasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dengan diumumkannya data inflasi bulan Juli yang sebesar 1,57%, maka secara akumulasi, inflasi tahunan akan mendekati level 6,5%. "Akan sulit lagi untuk menurunkan bunga, saat inflasi di 6,2%," tambahnya.
Hingga akhir tahun 2010, dirinya memprediksi IHSG bisa menyentuh level moderat 3.200. Naiknya indeks didorong oleh sentimen positif laporan keuangan semester-I emiten lokal, dan diprediksi akan berlanjut hingga Desember 2010.
"Kinerja emiten, khususnya sektor komoditi akan mulai membaik di semester-I. Utamanya kinerja tambang nikel, timah, batubara sudah naik," ucap Pardomuan.
"Dengan risiko inflasi akan datangnya lebaran, maka jika weak case indeks di level 3.000 dan di level strong 3.400," imbuhnya.
(wep/dro)











































