Demikian disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Senin (2/7/2010).
"Hasil pemesanan ORI007 yang disampaikan oleh 23 agen adalah Rp 8,4 triliun, pemerintah menyerap Rp 8 triliun. Hasil pemesanan ini menjangkau 17.705 pemesan di 33 provinsi," jelas Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama masa pemesanan, ada 17 agen penjual ORI007 yang meminta penambahan kuota penjualan (upsize) sejak 22 Juli 2010. Namun permintaan upsize dibatasi pemerintah sampai maksimal hanya Rp 8 triliun.
"Seluruh agen penjual mencapai target yang disampaikan kecuali PT Phillip Securities Indonesia. Phillip ini baru, jadi mereka belum mengerti. Lagian sebagian besar masyarakat memesan lewat perbankan karena lebih mudah," ujar Rahmat.
Instrumen ORI007 ini memiliki kupon sebesar 7,95% per tahun dengan tenor selama tiga tahun.
Berikut Daftar Agen Penjual ORI007 :
- PT Bank Central Asia Tbk
- PT Danareksa Sekuritas
- PT Trimegah Securities Tbk
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Bank Panin Tbk
- PT Bank Internasional Indonesia Tbk
- PT Mega Capital Indonesia
- PT Bank CIMB Niaga Tbk
- Citibank, N.A
- PT Bank Permata Tbk
- PT OSK Nusadana Securities Indonesia
- PT Ciptadana Securities
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk
- Standard Chartered Bank
- The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- PT Reliance Securities Tbk
- PT Bank OCBC NISP Tbk
- PT Lautandhana Securindo
- PT Philip Securities Indonesia
- PT Bank Bukopin Tbk
- PT Bank Mega Tbk
- PT Bank Negara Indonesia Tbk.
(dnl/qom)











































