ORI Seri 007 Laku Rp 8 Triliun

ORI Seri 007 Laku Rp 8 Triliun

- detikFinance
Senin, 02 Agu 2010 17:11 WIB
Jakarta - Penjualan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 007 atau ORI007 cukup diminati oleh masyarakat. Selama masa penawaran pada 15-30 Juli 2010, total pemesanan ORI007 mencapai Rp 8,4 triliun dan pemerintah menyerapnya Rp 8 triliun.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Senin (2/7/2010).

"Hasil pemesanan ORI007 yang disampaikan oleh 23 agen adalah Rp 8,4 triliun, pemerintah menyerap Rp 8 triliun. Hasil pemesanan ini menjangkau 17.705 pemesan di 33 provinsi," jelas Rahmat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rahmat, dalam penjualan ORI007 ini merupakan yang pertama kali sejak 2006 mampu menjangkau investor di seluruh provinsi di Indonesia.

Selama masa pemesanan, ada 17 agen penjual ORI007 yang meminta penambahan kuota penjualan (upsize) sejak 22 Juli 2010. Namun permintaan upsize dibatasi pemerintah sampai maksimal hanya Rp 8 triliun.

"Seluruh agen penjual mencapai target yang disampaikan kecuali PT Phillip Securities Indonesia. Phillip ini baru, jadi mereka belum mengerti. Lagian sebag‌ian besar masyarakat memesan lewat perbankan karena lebih mudah," ujar Rahmat.

Instrumen ORI007 ini memiliki kupon sebesar 7,95% per tahun dengan tenor selama tiga tahun.

Berikut Daftar Agen Penjual ORI007 :
  1. PT Bank Central Asia Tbk
  2. PT Danareksa Sekuritas
  3. PT Trimegah Securities Tbk
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  5. PT Bank Panin Tbk
  6. PT Bank Internasional Indonesia Tbk
  7. PT Mega Capital Indonesia
  8. PT Bank CIMB Niaga Tbk
  9. Citibank, N.A
  10. PT Bank Permata Tbk
  11. PT OSK Nusadana Securities Indonesia
  12. PT Ciptadana Securities
  13. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
  14. Standard Chartered Bank
  15. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd
  16. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  17. PT Reliance Securities Tbk
  18. PT Bank OCBC NISP Tbk
  19. PT Lautandhana Securindo
  20. PT Philip Securities Indonesia
  21. PT Bank Bukopin Tbk
  22. PT Bank Mega Tbk
  23. PT Bank Negara Indonesia Tbk.
 
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads