Anwar Nasution: Redenominasi Bagus Tapi Bukan Prioritas

Anwar Nasution: Redenominasi Bagus Tapi Bukan Prioritas

- detikFinance
Rabu, 04 Agu 2010 17:12 WIB
Anwar Nasution: Redenominasi Bagus Tapi Bukan Prioritas
Jakarta - Mantan Deputi Gubernur Senior BI Anwar Nasution merespons positif rencana redenominasi rupiah. Namun redenominasi atau penyederhanaan nominal rupiah bukan lah sebuah prioritas.

"Ada bagusnya tapi bukan prioritas, apa bagusnya itu. Ini beda kita tahun 60-an, ada sanering, potong uang karena krisis, maksudnya untuk mengurangi uang beredar," kata Anwar saat ditemui di kantor kementerian perdagangan, Jakarta, Rabu (4/8/2010).

Anwar berpendapat kebijakan redenominasi diibaratkan seperti orang yang berganti nama, yang dipastikan tak akan merubah karakter individu seseorang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sama seperti orang ganti nama setiap hari apa berubah kelakuan kamu. Kagak lah. Seperti Bank Century ganti nama, apakah lebih bagus dia kagak lah, tetap pencuri," ucap Anwar.

Seharusnya kata dia, Indonesia bisa belajar dari China yang hanya dalam kurun waktu 30 tahun menggeliat maju ekonominya. Kunci sukses China ini karena meniru Jepang dan Korea yang mampu mengenjot ekspornya.

Hal ini karena negara Tirai Bambu tersebut mampu membuat mata uangnya berada dalam rate yang efektif sehingga memberikan rangsanga terhadap ekspor atau jauh berbeda dengan Indonesia.

"Sekarang ketika rupiah menguat apakah senang?" tanyanya.

Anwar juga meyakini redenominasi belum tentu akan direspons negatif oleh pasar. Ini melihat pengalaman dari negara lain dalam redenominasi mata uangnya.

"Kenapa tidak? Turki dan Rumania tahun 2005 sama saja. Turki lebih parah lagi tuh, satu juta lira lama dengan satu lira baru," katanya.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads