Bank Asing, Swasta Pangkas Bunga Kredit, Bank BUMN Malah Menaikkan

Bank Asing, Swasta Pangkas Bunga Kredit, Bank BUMN Malah Menaikkan

- detikFinance
Kamis, 05 Agu 2010 07:22 WIB
Jakarta - Bank asing dan campuran lebih agresif menurunkan suku bunga kreditnya. Tragisnya, bank-bank BUMN justru tercatat menaikkan suku bunganya.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI), selama bulan Juli 2010 bunga kredit kelompok bank asing dan campuran turun 35 bps. Kelompok bank swasta dan BPD (Bank Perkreditan Rakyat) mencatatkan penurunan bunga kredit masing-masing 13 dan 7 bps. Namun untuk kelompok bank persero justru tercatat menaikkan suku bunga kreditnya rata-rata sebesar 66 bps.

Demikian disampaikan Bank Indonesia (BI) dalam laporan Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikutip detikFinance, Kamis (5/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun berdasarkan besaran bunganya, pada Juli 2010 BPD tercatat memiliki besaran bunga kredit terendah yaitu 13,54%, diikuti oleh bank persero sebesar 13,69%, dan bank swasta 13,9%. Sedangkan kelompok bank asing dan campuran masih memberikan bunga kredit tinggi yaitu sebesar 18,9%.

Sementara untuk suku bunga deposito perbankan per Mei 2010, rata-rata suku bunga deposito seluruh tenor menurun sebesar 25 bps, lebih baik dari bulan sebelumnya yang hanya menurun sebesar 9 bps.

"Namun demikian, masih lambatnya respons penurunan suku bunga kredit terhadap penurunan suku bunga deposito masih terus menjadi perhatian Bank Indonesia. Suku bunga kredit yang masih relatif tinggi diharapkan akan terus mengalami penurunan sehingga mampu mendorong penyaluran kredit," ujar laporan tersebut.
        
Berdasarkan kelompok bank, penurunan suku bunga deposito terbesar disumbang oleh kelompok bank swasta sebesar 52 bps khususnya untuk tenor 12 dan 24 bulan. Sementara itu, kelompok BPD, bank asing dan campuran, serta bank persero masing-masing menurunkan suku bunga deposito sebesar 39 bps, 19 bps, dan 5 bps.

Dengan perkembangan tersebut, maka secara rata-rata suku bunga deposito terendah berada pada kelompok bank asing dan campuran 6,94%, diikuti oleh kelompok bank persero 7,04%, dan bank swasta 7,48%.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads