Syarif Hasan Terganggu Wacana Redenominasi

Syarif Hasan Terganggu Wacana Redenominasi

- detikFinance
Kamis, 05 Agu 2010 16:04 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) dinilai terlalu dini melempar wacana untuk melakukan redominasi rupiah. Kontroversi terkait dampak psikologis yang terjadi sedikit banyak menimbulkan goncangan di masyarakat.

"Terus terang saja agak mengganggu, tapi mudah-mudahan ini dapat diatasi dengan baik," kata Menkop UKM, Syarif Hasan, di Istana Bogor, Bogor, Kamis (5/8/2010).

Menurutnya, gangguan yang terjadi sebatas pada dampak psikologis di masyarakat. Ada kecemasan terkait belum dipahaminya secara benar apa yang dimaksud dengan redominasi (penyederhanaan nominal uang) dan perbedaannya dengan tindakan sanering (pemotongan nilai uang).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi tidak sampai mengganggu kinerja pemerintah, kan baru kemarin," sambung Syarif.

Lebih lanjut dia menegaskan, sejauh ini pemerintah tidak pernah membahas rencana melakukan redominasi dalam waktu dekat. Terkait gangguan psikologis yang terjadi, menurut Syarif, pemerintah tidak dalam posisi untuk menegur BI atau mengambil langkah intervensi terhadap rencana itu.

"Kalau baru mau dilakukan 10 tahun lagi, kan tak perlu dipublish ke masyarakat. Masih wacana, belum jelas kan? Sesuatu yang belum jelas diputuskan tidak perlu disampaikan," sambung politisi dari PD ini.
(lh/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads