PNM Salurkan Kredit Rp 810 Miliar Sampai Juli 2010

PNM Salurkan Kredit Rp 810 Miliar Sampai Juli 2010

- detikFinance
Senin, 09 Agu 2010 16:04 WIB
Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) telah menyalurkan kredit Rp 810 miliar sampai Juli 2010. Kredit tersebut disalurkan melalui progran Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

PNM juga berhasil mencatatkan laba bersih pada semester I-2010 sebesar Rp 12 miliar. Perseroan optimistis laba sampai akhir tahun dapat mencapai Rp 16 miliar.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PNM Parman Nataadmadja usai penanatanganan pinjaman dengan BTN di Gedung BTN, Harmoni, Jakarta, Senin (09/08/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laba tersebut tumbuh dari kredit yang telah berhasil disalurkan sebesar Rp 810 miliar sehingga laba bisa mencapai Rp 12 miliar," tutur Parman.

Ia optimistis laba pada semester II-2010 bisa tumbuh hingga mencapai Rp 16 miliar. "Hal ini dikarenakan pada semester II-2010 ada nya puasa dan lebaran. Jadi kredit bisa terus tersalurkan hingga target di akhir tahun sebesar Rp 1,4 triliun dapat tercapai," jelas Parman.

Untuk outstanding kreditnya sendiri, Parman melanjutkan, PNM telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,2 triliun kepada 27.000 nasabah. "Di akhir tahun ini diharapkan bisa mencapai 30.000 nasabah," ungkap Parman.

Untuk mendukung ekspansi bisnisnya, Parman mengatakan sudah ada dua bank yang siap memberikan pinjaman. Antara lain PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan The Hongkong And Shanghai Bank Corporate Plc (HSBC).

"BTN kan sudah saat ini Rp 100 miliar, rencana dan waktu dekat dengan HSBC sebesar Rp 200 miliar. Itu digunakan untuk menyalurkan kredit juga melalui ULaMM," katanya.

Lebih lanjut Parman mengatakan, suku bunga ULaMM sendiri sangat kompetitif jika dibandingkan dengan BPR yang jauh lebih tinggi.

"Suku bunga kita saat ini rata-rata berada di kisaran 0,9% sampai 1,4% per bulannya dan itu jauh di bawah BPR. Maka kita optimistis PNM akan terus tumbuh mengembangkan usaha mikro di seluruh daerah," tutup Parman.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads