Direktur Consumer BII Stephen Liestyo mengatakan, saat ini ada dua opsi yang dipersiapkan perseroan dalam penambahan saham di WOM Finance. Pertama, melakukan pembelian di pasar sekunder, dan kedua injeksi modal secara langsung.
"Kita sedang kita bicarakan dengan pemegang saham. Sampai saat ini belum dipastikan, beli di luar apa injeksi," jelas Stephen kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (18/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kan waktu itu belinya di Rp 400 (per lembar). Kita sih inginnya di bawah dari yang sekarang," katanya.
Hingga kini perseroan mempunyai 51% saham di WOM Finance. Sedangkan Maybank menjadi pemegang saham pengendali di BII menguasai 97,5% saham melalui Sorak Financial Holdings Pte.Ltd sebesar 54.33% saham, dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) sebanyak 43,19% saham.
(wep/dnl)











































