Direktur Utama BMRI, Zulkifli Zaini mengatakan, persiapan uang kartal ini untuk mengantisipasi melonjaknya transaksi, baik di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ataupun di kantor cabang. Sebanyak Rp 14,5 triliun uang kertas dan logam disiapkan perseroan mulai 14 hari jelang hari raya Lebaran, dimana 30% sebarannya berada di wilayah Jabodetabek.
"Bank Mandiri memproyeksikan, kebutuhan uang kartal untuk Lebaran 2010 Rp 14,5 triliun atau rata-rata Rp 1,03 triliun per hari," ungkapnya di Hotel Four Season, Jakarta, Rabu (18/8/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mandiri ATM akan siap, suplai dan kelengkapan lain serta monitoring dari teknisi," paparnya.
Sementara itu, 120 kantor cabang BMRI di tanggal 11 dan 13 September 2010 tetap beroperasi guna melayani setoran penebusan BBM atau non BBM dari pelanggan PT Pertamina (persero).
Zulkifli menegaskan, saat ini perkembangan transaksi di kanal elektrik (electronic channel) semakin tinggi, dengan porsi mencapai 80%. Sisanya masih dilakukan melalui kantor cabang.
"Transaksi di cabang 20%. 80% di electronic channel. Di cabang tidak berkembang tapi tetap dibutuhkan, misal untuk buka rekening. Jaringan echannel kami harus terus berkembang," paparnya.
(wep/qom)











































