Demikian diungkapkan oleh Deputi Direktur Direktorat Peredaran Uang Bank Indonesia, Adnan Juanda ketika ditemui detikFinance di lokasi penukaran uang receh di Monas, Jakarta, Selasa (24/08/2010).
"Tahun ini kita cetak uang kartal di Peruri 20% lebih banyak yakni mencapai Rp 6,8 triliun. Pecahan terbanyak yakni pecahan kecil antara lain Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2000 dan Rp 1000 termasuk logam," ujar Adnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pesanan lebih banyak untuk uang baru," katanya.
Uang pesanan BI di Peruri, lanjut Adnan, terdiri dari 6 miliar lembar uang. Pada tahun 2009 hanya mencapai 5,4 miliar uang cetakan baru.
Menurutnya, pesanan tersebut akan mencukupi stok kebutuhan uang kartal selama tahun 2010.
"Pesanan tersebut diyakini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat," tambahnya.
(dru/qom)











































