Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Budi Rochadi saat meninjau tempat penukaran uang receh di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
"Ada modus baru uang palsu, bukan lagi uang palsu yang disebar, tapi uang mainan yang diselipkan dalam bundelan asli. Jadi itu intinya mereka bukan mencetak uang palsu, tapi uang mainan diselipkan dalam bundelan uang asli," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada bulan puasa dan menjelang lebaran ini, akan ada peningkatan peredaran uang palsu. Biasanya 7 lembar per satu juta uang asli adalah uang palsu, nanti akan meningkat," jelasnya.
Untuk mencegah makin maraknya peredaran uang palsu ini, Budi mengatakan BI akan tingkatkan kerjasama dengan pihak kepolisian. Selain itu BI juga meningkatkan sosialiasi kepada masyarakat terkait modus-modus peredaran uang palsu di masyarakat.
(dnl/qom)











































