"Masalah pertamina agak beda, bukan tidak mau. Dalam aturan bank ada batas maksimal pemberian kredit, kalau kita berikan BNPK dalam jumlah yang cukup besar nanti bisa mendekati batas kredit bagi Pertamina," ujar Direktur Utama BMRI, Zulkifli Zaini saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (26/8/2010).
Namun, Zulkifli mengaku tidak dapat mengingat besaran pembiayaan yang telah dilakukan BMRI kepada Pertamina beserta anak Perusahaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbitan obligasi internasional senilai US$1,5 miliar mundur karena laporan keuangan tahunan untuk 2009 diperkirakan baru selesai Oktober 2010.
Sebelumnya, Pertamina menargetkan penerbitan obligasi pada semester pertama 2010, lalu mundur kuartal terakhir 2010 dengan asumsi laporan keuangan 2009 keluar September 2010.
Perusahaan migas tersebut sudah menunjuk tiga sekuritas sebagai penjamin penerbitan obligasi global masing-masing Citigroup, HSBC, dan Credit Suisse.
(nia/ang)











































