Demikian disampaikan oleh Gubernur BI Darmin Nasution di Gedung BI, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
"Keputusan diambil setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap perkembangan terkini perekonomian yang secara umum menunjukkan perkembangan yang baik. Namun inflasi tetap menjadi perhatian khusus Dewan Gubernur. Dan akan mengambil kebijakan moneter perbankan yang diperlukan agar inflasi tetap pada sasaran yang ditetapkan 5 plus minus 1%," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam waktu dekat BI akan menempuh langkah-langkah untuk memperketat pengendalian likuiditas dengan tanpa berdampak pada terganggunya intermediasi perbankan, melalui penyesuaian GWM (Giro Wajib Minimum)," tukas Darmin.
(dru/dnl)











































