Demikian disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dalam konferensi persnya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
"Posisi cadangan devisa pada 31 Agustus 2010 meningkat menjadi US$ 81,3 miliar," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arus modal asing dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) meningkat cukup pesat meskipun arus masuk portofolio asing masih tetap dominan," jelasnya.
Lebih lanjut Darmin mengatakan dari sisi neraca perdagangan surplus diperkirakan akan menurun akibat meningkatnya impor yang cukup tinggi sejalan dengan kegiatan ekonomi domestik yang meningkat.
"Maka dari itu, surplus neraca pembayaran, persepsi risiko investor yang positif dan masih menariknya imbal hasil pada akhirnya mendorong penguatan nilai tukar rupiah selama Agustus 2010," tukasnya.
(dru/dnl)











































