Demikian disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dalam konferensi persnya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (03/09/2010).
"Fungsi intermediasi perbankan terus membaik, dimana tercermin pada angka pertumbuhan kredit yang meningkat mencapai 20,3% (yoy) pada Agustus 2010," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kredit akan mencapai target karena didorong dengan kebijakan LDR-GWM," jelasnya.
Sementara itu ditempat yang sama Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Hadad menuturkan untuk kredit valas per Agustus 2010 tercatat masih cukup rendah.
"Kredit valas itu lebih rendah dari rupiah, secara year on year kredit valas baru tumbuh 11%," ungkap Muliaman.
Muliaman mengatakan, sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) kredit valas sampai akhir tahun ditargetkan akan mencapai 17%.
"Kredit valas targetnya ya sekitar 17% lah pertumbuhannya," imbuhnya.
(dru/qom)











































