"Sangat disesalkan bahwa situasi ini terjadi. Saya berharap dengan deposan tetap tenang, karena semua depsito yang jumlahnya 10 juta Yen akan dilindungi," ujar Menteri Shozaburi Jumi seperti dikutip AFP, Jumat (9/10/2010).
Penutupan IBJ dikatakan hanya akan berdampak kecil pada sistem keuangan Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OJK Jepang juga mengatakan akan membiarkan IBJ bangkrut dan hanya mengganti dana nasabah maksimal 10 juta yen (US$ 120 ribu). Ini kali pertama Jepang melakukan pergantian dana nasabah bank yang kolaps.
Menurut laporan berbagai sumber, bank yang berbasis di Tokyo itu melaporkan kekayaan bersih yang jumlahnya negatif 180 miliar yen. Ini adalah kebangkrutan bank pertama di Jepang sejak 2003.
Gubernur Bank Sentral Jepang Masaaki Shirakawa mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kegagalan IBJ tidak menimbulkan ancaman terhadap sistem keuangan di Jepang, atau tidak sistemik.
IBJ merupakan bank yang memiliki fokus ke sektor UMKM. Hingga Maret 2010, IBJ mencatat kerugian 5,1 miliar yen.Β
(dnl/dnl)










































